internet marketing, e-learning, web design, blogging, cms
12 Mar
| Call for Paper, SNATI 2008, Yogyakarta | for everyone |
| Start: | Jun 21, ‘08 09:00a |
| End: | Jun 22, ‘08 |
Panitia SNATI 2008 Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, mengundang bapak/ibu/rekan-rekan semua untuk berpartisipasi dalam acara Call for Paper yang kami selenggarakan.
Call for Papers :
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi dimaksudkan sebagai forum diseminasi pengetahuan dan informasi tentang aplikasi teknologi informasi (TI). Seminar ini diharapkan akan melibatkan banyak pihak mulai dari akademisi sampai praktisi, mulai developer sampai end-user, mulai dari hal yang bersifat teknis sampai yang berkaitan dengan manajerial dan sosial. Interaksi antar perspektif yang berbeda ini (akademisi-praktisi, developer-end-user, dan teknis-manajerial-sosial) diharapkan dapat menjamin
relevansi penelitian di bidang teknologi informasi dalam rangka aplikasi teknologi informasi untuk memajukan kesejahteraan manusia. Dengan maksud tersebut, Panitia
SNATI 2008 mengundang pada akademisi dan praktisi untuk menulis makalah.
Topik :
Topik yang akan dibahas dalam SNATI 2008 meliputi semua hal yang terkait dengan aplikasi teknologi informasi dalam berbagai bidang yang ditinjau dari beragam perspektif
seperti disebut di atas. Contoh bidang aplikasi teknologi informasi, tanpa bermaksud membatasi, adalah:
- Bisnis dan ekonomi
- Industri
- Pendidikan
- Pemerintahan
- Teknik
- Kesehatan dan medis
- Geografi
- Dan lain-lain
Makalah :
Penulis harus menyerahkan makalah lengkap (full paper) untuk direview. Makalah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, maksimal 6 halaman, dua kolom, kertas A4 dengan margin 1 inci untuk semua sisi, menggunakan font Times New Roman 10 point. Halaman pertama berisi judul, nama penulis, afiliasi penulis dan alamat, abstrak (maksimum 250 kata dan 5 kata kunci), alamat pos, telepon/faksimil, dan alamat email. Makalah ditulis menggunakan aplikasi MsWord. Format camera ready makalah (untuk makalah yang sudah diterima) dapat diakses pada website: http://snati.informatika.web.id/ atau http://www.klasiber.net/
Tanggal Penting :
5 April 2008 Batas akhir penyerahan full paper
5 Mei 2008 Pengumuman penerimaan
21 Mei 2008 Penyerahan makalah camera ready paper
21 Juni 2008 Pelaksanaan seminar
Komite Program :
Prof. Adhi Susanto (UGM)
Prof. Mauridhi Hery Purnomo (ITS)
Prof. Soekartawi (Unibraw)
Bobby Nazief (UI)
Rila Mandala (ITB)
Kridanto Surendro (ITB)
Sri Hartati (UGM)
Agus Harjoko (UGM)
Agung Alfiansyah (UII)
Izzati Muhimmah (UII)
R. Teduh Dirgahayu (UII)
Sekretariat :
Panitia Seminar Nasional
Aplikasi Teknologi Informasi 2008
Jurusan Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri,
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang Km. 14
Yogyakarta 55501
Telp.: (0274) 895287
Faks.: (0274) 895007
E-mail snati@informatika.web.id atau informatika@fti.uii.ac.id
URL: http://snati.informatika.web.id/ atau http://www.klasiber.net/
Pendaftaran dan Biaya
Peserta dengan makalah:
- Biaya makalah pertama: Rp 400.000
- Biaya setiap makalah berikutnya: Rp 250.000
(jika lebih dari satu makalah yang diterima)
Peserta tanpa makalah:
- Dosen/mahasiswa pascasarjana: Rp 300.000
- Mahasiswa: Rp 100.000
- Umum/praktisi: Rp 300.000
Biaya prosiding tambahan: Rp. 150.000
CD tambahan: Rp. 20.000
Biaya pendaftaran dapat dibayarkan langsung di Sekretariat SNATI 2008 atau melalui transfer ke Bank Syariah Mandiri, nomor rekening 307006618 a.n. Lizda Iswari. Bukti pembayaran dapat dikirimkan melalui fax atau email ke Sekretariat SNATI 2008. Biaya meliputi snack, makan siang, prosiding dan perlengkapan seminar.
Pendaftaran dapat dilakukan dengan:
Telepon: 0274 895287 (Sdri. Esti), 08157906906, 0274 6643565 (Sdri. Azifatul)
Faksimil: 0274 895007 ext 148
E-mail: snati@informatika.web.id atau informatika@fti.uii.ac.id
Terima kasih atas perhatiannya, dan kami tunggu partisipasinya.
Program Representative,
Ami Fauzijah
12 Dec
Tahukah Anda? Angka kejadian keganasan pada kelenjar prostat dari tahun ke tahun kini semakin meningkat. Tak heran bila kanker prostat menjadi salah satu penyakit yang seringkali ditakuti oleh kaum pria. Umumnya kanker prostat menyerang pria yang berusia lebih dari 50 tahun. Penyebab pasti dari kanker prostat sebenarnya masih belum diketahui, namun ada beberapa faktor risiko untuk terjadinya keganasan pada kelenjar protat. Contohnya yaitu pola makan yang tinggi lemak, pembesaran prostat jinak, infeksi virus yang ditularkan melalui hubungan intim, dan riwayat kanker prostat dalam keluarga.Pada tahap awal, kanker prostat umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun ada beberapa gejala atau keluhan yang perlu diperhatikan, yaitu:
1. Sering buang air kecil, terutama pada malam hari
2. Buang air kecil harus mengejan
3. Sulit menahan buang air kecil
4. Tidak dapat buang air kecil sama sekali
5. Buang air kecil terasa sakit atau panas
6. Terdapat darah dalam air seni dan air mani
7. Terasa sakit saat ejakulasi
8. Timbul rasa nyeri atau kaku di daerah bokong, panggul, dan pangkal paha
Untuk mengetahui adanya kanker prostat sejak dini, pria yang berusia lebih dari 40 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara teratur, paling tidak setahun sekali. Pemeriksaan itu berupa pemeriksaan fisik, pemeriksaan USG kelenjar prostat, dan pemeriksaan kadar Prostate Specific Antigen (PSA) dalam darah.
Sumber : http://seksfile.wordpress.com/2007/05/24/deteksi-dini-kanker-prostat
12 Dec
Hari ini Kamis, 13 Des 2007 saya mempresentasikan penelitian DIPA II di Kantor Lemlit, Penelitian berjudul Rancang Bangus Sistem Pakar berbasis Fuzzy untuk mendeteksi Kanker Prostat”. Tujuan penelitian : Membuat analisis dan desain program untuk mendeteksi kanker prostat seseorang. Sumber Lain :
Tes Akurat Penguji Kanker Prostat
Sebuah studi terbaru berhasil menemukan cara sederhana namun akurat untuk mengidentifikasi pria yang memiliki risiko terkena kanker prostat, bahkan jika hasil tes biopsi menyatakan negatif.
Tes yang disebut dengan “PSA density” atau kepadatan PSA ini merupakan perbandingan ukuran prostat pria dengan kadar protein kanker, yang disebut prostate-specific antigen.
Pria yang memiliki nilai PSA tinggi, kelak di kemudian hari akan menderita kanker, jika dibandingkan dengan pria yang nilai PSA-nya rendah, bahkan jika kedua kelompok ini telah melakukan tes biopsi dan dinyatakan aman. Demikian hasil penelitian yang dilaporkan dalam konferensi kanker di Florida, AS.
Jika metode tes ini lolos uji para ilmuwan, diharapkan bisa meningkatkan harapan hidup pria dengan kanker kronis dan menghindari pemeriksaan biopsi lanjutan. Kanker prostat merupakan penyakit yang menjadi momok bagi pria usia lanjut. Di AS saja, tercatat 27 ribu pria meninggal karena kanker ini.
Pemeriksaan yang umum dilakukan oleh dokter untuk deteksi kanker adalah biopsi. Sekitar 1 juta pria di AS melakukan tes biopsi setiap tahunnya. Sayangnya, keberhasilan tes biopsi menemukan tanda kanker hanya 20-30 persen. Diduga ini karena sampel kelenjar yang dipakai hanya sedikit. Untuk studi lanjutan, biasanya dokter menyarankan untuk melakukan tes biopsi lagi.
Dalam studi yang dilakukan Dr Mark Garzotto dan rekannya dari Oregon Health & Science University Cancer Institute, ia melakukan tes terhadap 511 pasien yang telah mengikuti tes biopsi dan dinyatakan negatif. Nyatanya 112 orang tetap terkena kanker, 52 di antaranya merupakan tumor ganas dan mematikan.
Garzoto dan rekan-rekannya menemukan bahwa “PSA density” merupakan cara yang paling baik untuk membandingkan antara pria dalam kelompok beresiko tinggi dan kelompok risiko rendah.
Setelah dua tahun melakukan tes, 23 persen pria dalam kelompok risiko tinggi terkena kanker ganas, sedangkan pria dari kelompok risiko rendah hanya empat persen yang menderita kanker. Selang empat tahun, angkanya naik menjadi 36 persen untuk kelompok risiko tinggi, dan hanya sembilan persen untuk kelompok risiko rendah.
http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0702/27/141407.htm
Recent Comments