Nurul Hidayat Blog

internet marketing, e-learning, web design, blogging, cms

Archive for January, 2008

Pengajian GoBlog I

Telah di selenggarakan Pengajian GoBlog I maksudnya Go to Blog Angkatan pertama yang di ikuti oleh 5 Dosen dari Fisip, Pertanian, Keperawatan dan Farmasi. Di laksanakan 1/5 hari di Lab. Komputer Matematika MIPA unsoed. Materi Pengenalan Blog, Manfaat, Pembuatan Blog dan Maintenance Blog.

  • 0 Comments
  • Filed under: Unsoed
  • Training ICT PemKab Pemalang

    Training ICT ini terselenggara kerjasama antara Project SCBD Pemalang dengan LPM Unsoed, yang rencananya akan di laksanakan 3 tahap, tahap pertama diikuti oleh eselon 3 tanggal 21-22 Januari 2008, Tahap II dengan peserta eselon 3 tanggal 4-5 Februari 2008 dan Tahap 3 dengan peserta eselon 2. Materi yang diberikan sebagai berikut :

    Hari Pertama, 21-22 Januari 2008
    1. Pengantar
    2. Future Technology
    3. Praktek Internet
    a. Web Browser & Searching
    Software :    Internet explorer
    Mozilla Firefox

    Praktek membuka website :http://bawas.tarakankota.go.id
    http://www.kompas.com
    http://www.suaramerdeka.com
    http://blog.nurul.info
    http://arok.blogs2teach.net

    Pencarian dengan Mesin Pencari http://www.google.com
    (search engine) kata kunci:
    dinas tarakankota
    b. E-mail : kirim/compose
    YahooID : suwarnobejo08@yahoo.com
    password: *********
    E-mail : namadinas@pemalang.go.id

    E-mail:suwarnobejo08@yahoo.com

    praktek : kirim
    baca
    bales
    kirim+file

    c. Chatting (conference)
    - face to face
    - conference

    4. Cara Mencari gambar

    Kirim Surat :
    to : nurul_unsoed@yahoo.com
    cc : arokhman@yahoo.com

    klik attach file
    (cari file yang akan di kirim/lampirkan)
    Browse

    1.Cara Cek E-mail :

    1. Buka Internet Explorer
    2. Ketik
    http://mail.yahoo.com
    3. Masukkan
    YahooID :nama e-mail kita ..? misal nurul_
    Password:**********
    Klik Sign In
    4. Kirim Surat (sudah kemarin)
    5. Kirim Surat dengan Melampirkan file
    (Attachment) - Hari ini

    2. Ngobrol Online [Chatting]
    Ada 2 cara :
    1. Menggunakan Internet Explorer
    Untuk Chatting buka
    http://webmessenger.yahoo.com

    2. Cara ke 2 menggunakan
    Software Yahoo Messenger

    yahoo ID: nama sebelum @yahoo.(tanpa spasi)

  • 0 Comments
  • Filed under: Unsoed
  • Hadiah Buku dari Sang Teman Online

    Hari Sabtu kemarin saya mendapatkan kiriman paket yang datang dari teman online saya yang selama ini memang belum pernah ketemu darat, setelah saya buka isi 3 buah buku subhanalloh, Jazakallah akh Eko Budi di Jakarta. Salah satu buku yang berjudul “Laskar Pelangi” berikut resensinya. 

    ANDREA HIRATA BANGGA SEBAGAI ORANG MELALU PEDALAMAN
    Andrea Hirata BANGGA SEBAGAI ORANG MELALU PEDALAMAN Republika, Minggu, 30 Desember 2007 Bersepuluh, Andrea Hirata dan kawan-kawan, dijuluki sebagai Laskar Pelangi oleh gurunya, NA (Nyi Ayu) Muslimah. Mereka inilah kelompok siswa terakhir yang menghidupkan SD Muhammadiyah di Belitung. Mereka lulus pada 1983, dan tak ada lagi murid di sekolah itu. Sekarang sekolah itu sudah roboh dan tidak ada lagi sejak tahun 1991. ”Waktu saya masuk kelas 1 SD memang muridnya tinggal 10 orang. Kami menjadi ironi, karena kami hidup di suatu pulau yang paling kaya di negeri ini yang dikelola oleh PN Timah. PN Timah sendiri dalam kompleks yang kaya di tengah-tengah pulau dan kami penduduk asli hanya berada di pinggir dan tidak boleh sekolah di kompleks PN Timah,” tutur pria yang masih membujang itu. Orangtua mereka sebagai kuli. Penduduk asli Belitung umumnya menjadi kuli tambang. Itulah sebabnya, anak-anaknya tak berhak bersekolah di sekolah yang dikelola PN Timah. ”Padahal kami orang asli di situ. Itulah cerita Laskar Pelangi. Bagaimana kami berjuang mempertahankan sekolah kami dan kami bersaing dengan orang-orang yang sekolah di PN Timah dan akhirnya juga kami kalahkan,” ujar Andrea. NA Muslimah memberi kesaksian, mereka belajar dengan semangat kompetitif di antara mereka. Andrea sejak kecil sangat menyukai pelajaran matematika. Ini karena pengaruh NA Muslimah yang sangat pandai di bidang matematika. Berkat dorongan gurunya itu, Andrea ingin meraih cita-cita yang tinggi. Kobaran semangat dari Bu Muslimah membuat Andrea tak menganggap jarak 30 km dari rumah ke sekolah sebagai rintangan. Bahkan setelah lulus SMA, Andrea yang di kampungnya, Manggar, Belitung, dijuluki ‘Ikal’ bertekad merantau ke Jakarta untuk bekerja dan sambil kuliah. Karena terinspirasi dengan kegigihan dan semangat juang Bu Muslimah di bidang pendidikan, maka sejak kelas 3 SD, Andrea sudah punya keinginan menulis buku. ”Pada waktu itu hujan lebat, menunggu, kok ibu guru tidak datang. Di tepi lapangan beliau melintas dengan payung daun pisang. Dalam hati, saya bilang suatu hari setelah saya besar, saya akan menulis buku tentang beliau,” tutur laki-laki yang merahasiakan tanggal lahirnya itu. Dan, buku tersebut baru bisa ditulisnya dua tahun yang lalu atas desakan teman-temannya yang tergabung dalam ‘Laskar Pelangi’, karena Bu Muslimah saat itu sedang menderita sakit. Hanya dalam waktu tiga minggu, Andrea berhasil menyelesaikan buku Laskar Pelangi yang betul-betul merupakan memoarnya, setebal 600 halaman. ”Saya takut terlambat memberikannya,” ujar Andrea soal kerja kebutannya itu. Di Yogyakarta, pada 8 Desember 2007, Andrea berbincang dengan wartawan Republika, Neni Ridarineni. Ia tampil dengan gayanya khasnya: Bertopi baret warna hitam. Berikut petikannya: Apa yang memotivasi anda menulis Laskar Pelangi? Awalnya Laskar Pelangi itu bukan untuk diterbitkan. Laskar Pelangi itu hadiah untuk ibu guru. Naskah itu ‘dicuri’ oleh teman saya sesama pegawai Telkom dan dikirim ke penerbit atas nama saya, tanpa sepengetahuan saya. Buku Laskar Pelangi itu berapa persen fiksinya dan nonfiksinya? Ceritanya itu memang benar-benar terjadi. Teknis menulisnya itu nonfiksi dengan teknik fiksi, itu yang sedang saya kembangkan. Mestinya materi ini nonfiksi, tetapi menulis dengan teknik fiksi. Artinya ada metafora di sana, diksi diperhatikan, ada sebuah pengelolaan tempo seperti halnya nonfiksi dan ada dramatisasi. Angle-nya diperhatikan seperti layaknya sastra. Walaupun itu memoar sebenarnya. Apakah Anda sejak kecil suka buku sastra? Saya pembaca sastra buruk, sangat sedikit membaca buku sastra, tetapi saya membaca buku science, pendidikan saya S1 dan S2 ekonomi, pekerjaan saya di Telekomunikasi. Saya kira menarik juga fenomena itu, ternyata orang yang menfokuskan diri dalam kontekstual, bagaimana sensitivitas dia, penguasaan sosiologi, kepekaan dan kapasitas intelektual, bisa menghasilkan karya sastra. Itulah jawaban mengapa orang tidak memiliki pengalaman di bidang sastra, tetapi bisa saja membuat karya sastra. Anda semula hanya ingin menulis tentang Laskar Pelangi dan itu pun tidak akan diterbitkan. Lalu mengapa setelah terbit Laskar Pelangi Anda menulis Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov, melengkapi Laskar Pelangi? Begitu Laskar Pelangi diterbitkan dan saya menerima ribuan komentar dari orang-orang yang merasa terkuatkan, maka baru termotivasi untuk bikin tetralogi. Salah satu dari tetralogi yaitu Edensor masuk lima nominasi untuk Khatulistiwa Literary Award (KLA). Untuk penganugerahan KLA akan disampaikan pada tanggal 18 Januari 2008. Bagaimana setelah buku itu diterbitkan dan ternyata laku sekali? Saya kaget dengan perkembangan sekarang. Laskar Pelangi ini salah satu novel terlaris dalam sejarah novel Indonesia. Mengapa Anda sangat tertarik dengan Bu Muslimah sampai mempersembahkan hadiah sebuah buku Laskar Pelangi? Laskar Pelangi itu julukan beliau terhadap 10 orang murid terakhirnya di sebuah sekolah yang mau roboh di Manggar, Belitung. Beliau mengajar di situ sejak usia 15 tahun, bermodalkan ijazah SKP (Sekolah Kepandaian Putri) dan tidak seorang pun yang membayarnya. Jadi, buku itu buku persembahan ucapan terima kasih kepada seorang guru. Lulus SMA, Andrea benar-benar mewujudkan tekadnya, merantau ke Jakarta. ”Tadinya saya diberi tahu oleh nakhoda kapal kalau ke Jakarta tinggal saja di daerah Ciputat, karena masih belum begitu ramai. Namun, saya justru terdampar sampai di Bogor dan sama sekali saya tidak punya saudara di perantauan,” ungkap anak dari pasangan Seman Said Harun dan NA Masturah Seman. Akhirnya ia dapat diterima menjadi penyortir surat di Kantor Pos Bogor. Dari hasil kerja kerasnya ia pun dapat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Setelah lulus S1, Andrea yang mempuyai nama lengkap Andrian Hirata Seman mendapat beasiswa kuliah di Universite de Paris, Sorbonne, Prancis, dan Sheffield Hallam University, Inggris. Ia lulus cum laude dan mendapat gelar master Uni Eropa of Science. Sejak tahun 1997/1998 ia bekerja di PT Telkom dan sekarang sebagai instruktur di PT Telkom Pusat, Bandung. ”Semua itu saya dapatkan karena semangat dari pendidikan dasar dan melihat contoh setiap hari bagaimana Bu Muslimah itu berjuang,” ungkap Andrea yang punya hobi naik komedi putar ini. Mengapa Anda suka naik komedi putar? Komedi putar berhubungan dengan cinta pertamaku. Di sanalah aku mengenalnya.. ha ha ha… Setelah sekarang menjadi orang yang terkenal dan bahkan sudah pernah sekolah di Eropa dan mendapat penghargaan di sana, bagaimana kehidupan Anda sekarang? Saya bangga sekali dengan identitas sebagai Orang Melayu Pedalaman. Walaupun saya sudah pernah tinggal di Prancis dan Inggris, tidak pernah berubah sebagai orang kampung. Hal ini bisa terlihat tentang pandangan saya dalam pergaulan pria-wanita, lebih taat dalam menjalankan ibadah shalat, tidak liberal. Kadang saya suka diledeki oleh teman seperti orang kampung. Tapi, bagi saya tidak masalah, itulah saya. Bahkan waktu di Prancis, kalau sore sepulang sekolah mesti mengaji. Saya tidak terlalu mengagumi kehidupan hedonistik, karena dasarnya saya orang kampung. Bahkan sampai sekarang saya masih suka naik komedi putar yang merupakan hobi saya. Apakah setelah keluar dari Belitung Anda masih sering pulang ke Belitung dan bagaimana kondisi di kampung Anda sekarang? Saya selalu pulang ke Belitung bila ada waktu dan bertemu dengan Bu Muslimah. Kondisi di kampung saya sudah lebih baik. Apalagi PN Timah sejak tahun 1993 sudah collaps. Kampung di Manggar sekarang sudah mengalami transformasi menjadi kampung petani dan orang di kampung sedang belajar bertani. Dan, timah sekarang diliberalisasi. Setiap orang boleh memacul di belakang rumahnya untuk mendulang timah. Itulah ekonomi sekarang. Berbeda halnya waktu saya kecil timah itu dimonopoli. Secara ekonomi lebih baik daripada ketika masih ada tambang timah, sekolah negeri banyak dan sekolah menjadi lebih bagus. Kompleks timah itu sendiri hancur dan diakuisisi menjadi milik Pemda Belitung. Apa saja yang Anda lakukan bila pulang ke Belitung? Sejak menerbitkan Laskar Pelangi hal utama yang saya lakukan di Belitung adalah melakukan workshop di sekolah-sekolah, baik untuk para murid maupun para pengajar. Tidak hanya soal penulisan, tapi saya juga menggandeng rekan-rekan lain misalnya editor, fotografer, dan perupa untuk sharing bersama para siswa dan guru-guru. Apa sih cita-cita Anda dulu? Kami itu dulu tidak paham tentang pendidikan itu bagaimana. Tetapi, kehebatan Ibu Muslimah dalam mengajar membuat siswanya berani bermimpi. Beliau mengatakan, ‘kalian bisa sekolah tinggi’ ke Prancis atau negara lainnya, itu saya rekam pelan demi pelan dalam hidup saya ini. Akhirnya dengan mentalitas yang beliau wariskan pada pendidikan dasar itu saya bisa mendapatkan beasiswa ke Sorbonne, Prancis, sesuai dengan cita-cita kecil saya dulu. Mungkin cita-cita saya itu yang diembuskan oleh beliau dan Alhamdulillah tercapai. Saya bercita-cita ingin menjadi ekonom. Saya ingin menjadi ekonom itu, sebetulnya, awalnya juga dari Bu Muslimah. Beliau seorang ahli matematika dan menyebabkan saya sangat menyukai matematika. Tetapi, ketika saya kelas 3 SMA, saya menyadari bahwa matematika itu ada dua macam yaitu teori matematika murni dan matematika aplikasi. Dan, saya mengarahkan pendidikan saya pada salah satu peluang untuk matematika aplikasi yang paling baik itu di ekonomi. Apa sih semangat yang dikobarkan Bu Muslimah, sehingga Anda melanjutkan studi ke Prancis? Kebetulan saya mendapat beasiswa ke Prancis. Waktu saya sekolah dulu, Bu Muslimah pernah mengatakan, ”Walaupun keadaan kita terbatas di sini, kita jangan pernah ragu untuk bercita-cita sekolah ke Prancis, Inggris, dan lain-lain.” Hal itu tertanam dalam diri saya. Karena melihat beliau begitu optimistis dan mampu melakukan sesuatu yang kira-kira tidak mampu dilakukan oleh orang lain, murid-muridnya berani bercita-cita walaupun keadaannya sangat terbatas. Kelebihan dia selain bagaimana membuat siswa mencintai ilmu, membuat ilmu menjadi menarik, juga kemampuannya membesarkan hati murid-muridnya. Itulah Bu Muslimah, contoh yang paling pas, yaitu memimpin dengan memberikan contoh. Kata Bu Muslimah di suatu acara, justru Anda dan Laskar Pelangi-lah yang hebat? Itulah beliau orangnya selalu rendah hati. Baru-baru ini saya sedang berbicara di depan 2.000 guru di Bandung bersama Bu Muslimah. Beliau membuat makalah kecil yang sangat sederhana, tetapi terefleksi bagaimana seorang yang telah mengajar selama 36 tahun sejak usia 15 tahun dan bisa menciptakan suasana di dalam kelas sehingga murid mencintai sekolah, mencintai pelajaran. Saya pernah mendapatkan pendidikan yang terbaik dan bermutu di dunia ini, tetapi setelah belajar di situ menjadi beban dan stres. Hal ini tidak saya alami dengan Bu Muslimah, diberi soal 20 minta 40, disuruh pulang malah tidak pulang-pulang. Nah, inilah rahasia Bu Muslimah, saya tidak mengerti. Menurut saya memang ada orang yang dilahirkan menjadi guru. Salah satu rahasia terbesar dari Ibu Muslimah yaitu menciptakan keadaan bagaimana murid itu tergila-gila dengan ilmu. Saya sendiri heran, saya lihat keponakan saya masih kecil sudah stres dan menjadi beban les ini, les itu. Berbeda halnya dengan Bu Muslimah, membuat saya mencintai ilmu. Mungkin dari tutur kata, hati, pancaran wajah, motivasi, dan mungkin dari keseluruhan riwayat beliau itu yang kita kagumi, kita tahu beliau naik atap membetulkan atap sekolah, itu sudah pelajaran tersendiri. Laskar Pelangi in Action Tanggal 14 Desember 2007 Andrea pulang Belitung untuk bicara di depan para guru anggota PGRI Belitung Timur dan seluruh siswa SMP dan SMA di Belitung Barat. Dalam kesempatan itu ia me-launching program yang telah lama menjadi obsesinya, yaitu program sosial pendidikan yang ia sebut Laskar Pelangi in Action. Ia memakai dana dari royalti yang ia terima. Laskar Pelangi telah laku 200 ribu eksemplar. Sang Pemimpi laku 120 eksemplar. Edensor sudah terjual 25 ribu eksemplar. Jika harga buku Rp 60 ribu, ia dapat royalti 10 persen, ia ia telah mengumpulkan Rp 2,07 miliar dari tiga novelnya itu. Belum royalti yang ia dapat dari edisi bahasa Melayu yang juga best seller di Malaysia. Di Belitung, ia membuat learning center. Ia kumpulkan siswa kelas 3 SMA yang berpotensi masuk perguruan tinggi. ”Mereka akan mendapatkan pelatihan matematika, kimia, biologi, fisika, dan bahasa Inggris selama tiga minggu. Dengan royalti itulah saya biayai, karena mereka masuk ke kelas tanpa membayar dan guru-gurunya saya datangkan,” ungkap Andrea. Novel Andrea kini banyak dibacakan di kelas-kelas,sebagaimana halnya novel dari Jepang, Totto Chan. ”Saya senang sekali, karena bukuku bermuatan edukasi. Jadi, baik untuk anak sekolah,” ujar dia. Kini, Laskar Pelangi tengah dipersiapkan dalam bentuk film oleh Mizan Cinema dan Miles Films. Andrea berharap para pembacanya, baik yang mengaku diri sebagai andreanis,maupun para pembuat kebijakan dan pelaku pendidikan, dapat mengambil hikmah dari kejadian yang dialami Laskar Pelangi. Setelah menyelesaikan novel keempatnya, Maryamah Karpov, Andrea akan kembali menekuni tugasnya semula, menulis buku ekonomi telekomunikasi jilid kedua. ”Jilid pertamanya telah saya terbitkan dengan judul The Science of Business: Sebuah Studi Kasus Ekonomi Telekomunikasi,” ujar dia. ( ) http://pks-jogja.org/detail.php?ID=548&cat=Berita

  • 0 Comments
  • Filed under: Aktivitas
  • Beasiswa Dikti untuk S2 & S3

    Bagi yang berminat silahkan kunjungi webnya di http://ditnaga-dikti.org, syarat-syarat lengkap bisa di lihat di web tersebut.

  • 1 Comment
  • Filed under: Unsoed
  • Kupas Tuntas “Google”

    Kemarin saya membeli sebuah majalah komputer dengan nama CHIP dengan susah payah karena baru kemarin sampai purwokerto dah diserbu, alhamdulillah dapet di depan MORO, Di Ganesha dan di Moro HABIS.

    Pasalnya edisi ini khusus membahas tentang Aplikasi Google.

    Review Tugas Web Site

    Berikut tugas website yang sudah berhasil membuat tugasnya, semoga yang lain segera menyusul atau mengupdate website yang masih belum berhasil tampil :
    Fakultas Sains&Teknik, Prodi Kimia :
    1. www.geocities.com/seo_silverclaimer

    ADS FE

    1. http://greatred.blogspot.com Nurul Atikoh

    Fabio MK. Aplikasi Komputer :

    1. http://www.geocities.com/molli_nna
  • 53 Comments
  • Filed under: Kuliah
  • Selamat Tahun Baru Hijriah 1429 H

    Tak banyak yang tau jika Tahun Baru Islam 1 Muharram 1429 H pun bertepatan di bulan Januari 2008 tepatnya tanggal 10 Januari 2008. Sungguh miris sekali, momen spesial kita sebagai ummat Islam tidak terlalu dimaknai oleh kebanyakan umat Islam terutama di negara kita. Mereka malah menyambut tahun baru Masehi padahal itu tergolong rangkaian kegiatan hari raya orang-orang kafir yang tidak boleh diperingati oleh seorang muslim. Naudzubillahi mindzalik.

    Sesungguhnya yang harus kita maknai adalah tahun Baru Islam tetapi tidak sebagai seremonial belaka, tapi kita jadikan sebagai momen untuk muhasabah (introspeksi/ evaluasi) diri, apa yang telah kita lakukan di tahun kemarin dan sebagai momen untuk merancang kehidupan kita menjadi lebih baik lagi di tahun baru ini. Islam mengajarkan, hari-hari yang kita lalui hendaknya selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Dengan kata lain, setiap Muslim dituntut untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Sabda Rasul: ”Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, adalah orang yang beruntung.”

    Kalau kita melihat sejarah, awal tahun hijriah adalah ketika Rasulullah Muhammad SAW hijrah dari Makkah ke Madinah. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil diantaranya semangat persaudaraan Islam. Umat Islam Madinah dengan suka-cita menyambut kaum pendatang, memberi bantuan, dan bersama-sama membangun negeri Islam Madinah.

    Semoga semangat Hijrah Rasul dan para sahabatnya dapat kita teladani dan kita aplikasikan dalam kehidupan kita di tahun 1429 H ini.

    Selamat mengevaluasi diri, memperbaiki diri, me-redesign hidup, buat resolusi/ targetan dan impian baru. What do you want to reach in 1429 H ????

  • 1 Comment
  • Filed under: Curhat
  • Review Tugas Blog

    Berikut saya tampilkan alamat-alamat Blog mahasiswa tugas membuat BLOG, yang tampil disini berarti Blog yang masuk kategori bagus dan sudah di update :
    1. Mahasiswa Fabio MK. Aplikasi Komputer

    •     http://vhie.wordpress.com/
  • 15 Comments
  • Filed under: Kuliah
  • Materi Kuliah Aplikom

    Kuliah hari ini di ganti dengan kuliah online di Yahoo Messenger silahkan bergabung di conference #aplikomfabio, untuk materi anda bisa download di sini, dengan pokok bahasan :
    1. Web Design
    2. Database
    3. Sistem Informasi  Manajemen
    4. Security

    Tugas yang ke tiga anda di wajibkan untuk membuat prototipe web berbasis php server yang anda gunakan bisa secara gratis (misal di : http://www.dikti.net dan http://www.phpnet.us) atau berbayar visit http://www.masterweb.net. Setelah anda membuat domain silahkan di kirim ke blog ini. Paling lambat tanggal 14 Januari 2008. Lebih lanjut kalo ada pertanyaan silahkan di diskusikan di http://forum.unsoed.net topik Web Program. NH’r

    Pesta Blogger 2010






    Kegiatan

    September 2010
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  

    WildfirePost


    facebook

    Nurul Hidayat
    Nurul Hidayat
    Buat Lencana Anda